Rabu, 18 Mei 2016

Menambahkan Driver Baru ke Firmware UEFI

Kalau kamu lagi main-main sama efifs atau ekstraksi firmware dari VMWare, mungkin penasaran bagaimana caranya menambahkan driver NTFS EFI ke firmware UEFI yang sudah ada. Tujuannya? Biar bisa mengakses atau boot partisi NTFS langsung dari UEFI.


Membaca Partisi NTFS dari UEFI

Kalau itu yang kamu butuhkan, panduan ini cocok banget. Berikut garis besar langkahnya:

  1. Gunakan VMWare untuk mengekstrak firmware UEFI target.
  2. Siapkan driver EFI, misalnya driver NTFS.
  3. Repackage driver EFI menjadi modul UEFI menggunakan FFS (Fast Firmware Structure). Ini memanfaatkan tool dari EDK2 seperti GenSec dan GenFfs.
  4. Masukkan modul hasil repackage ke firmware UEFI yang sudah ada.
  5. Firmware baru kini sudah punya driver NTFS secara native, sehingga bisa langsung mengakses atau boot dari partisi NTFS.

Hasilnya? Sebuah firmware UEFI di VMWare dengan driver NTFS terintegrasi secara native.

Senin, 16 Mei 2016

Bencana di Raspberry Pi: Hilang Semua!

Beberapa waktu lalu aku upgrade Raspberry Pi dari Debian Jessie ke Sid. Setelah reboot, muncul pesan seram:

[FAILED] Failed to start Raise network interfaces.
See 'systemctl status networking.service' for details.

Kalau dicek dengan ifconfig, yang muncul cuma loopback:

lo: flags=73  mtu 65536
        inet 127.0.0.1  netmask 255.0.0.0
        inet6 ::1  prefixlen 128  scopeid 0x10
        loop  txqueuelen 1  (Local Loopback)
        ...

Dan systemctl status networking.service bilang gagal start eth0. Panik? Normal.

Cara Memperbaiki

  1. Periksa interface dengan networkctl. Biasanya muncul dengan nama seperti enxa1b2c3... bukan eth0:
    IDX LINK             TYPE    OPERATIONAL  SETUP
    1 lo               loopback  carrier     unmanaged
    2 enxa1b2c3d4e5f6  ether     off         unmanaged
  2. Pastikan interface bisa up dan down dengan:
    ifconfig enxa1b2c3d4e5f6 up
    ifconfig enxa1b2c3d4e5f6 down
  3. Rename interface ke eth0:
    ip link set enxa1b2c3d4e5f6 name eth0
    systemctl restart networking
  4. Cek lagi ifconfig untuk memastikan eth0 sudah aktif.

Membuat Perbaikan Permanen

Untuk supaya tidak hilang lagi setelah reboot, buat file /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules dengan isi:

SUBSYSTEM=="net", ACTION=="add", DRIVERS=="smsc95xx", ATTR{address}=="*", ATTR{dev_id}=="0x0", ATTR{type}=="1", KERNEL=="eth*", NAME="eth0"

Setelah itu reboot, dan jaringan seharusnya kembali normal. Crisis averted!

Label: , , , , , , ,

Jumat, 18 Maret 2016

Windows 10 N Edition, MTP dan EVR yang Bikin Pusing

Pernah ngalamin hal aneh di Windows 10? Misalnya, tiba-tiba nggak bisa akses HP Android lewat MTP buat copy file, atau opsi Enhanced Video Renderer (EVR) hilang di K-Lite Codec Pack? Padahal harusnya Windows 10 itu bikin segalanya lebih gampang, kan?

Nah, kalau kamu cek di Settings → System → About dan ternyata versi Windows-mu ada embel-embel N, di situlah masalahnya. Windows 10 N adalah versi “dipangkas” dari Windows biasa. Jadi bukan cuma Windows Media Player aja yang hilang, tapi banyak komponen multimedia penting juga ikut dihapus.

Solusi yang Sering Dikasih (dan Kenapa Gagal)

Biasanya orang akan menyarankan untuk install KB3010081 alias Media Feature Pack buat Windows 10 N dan KN. Masalahnya, itu cuma jalan kalau kamu pakai versi awal Windows 10. Begitu update ke 1511 (November 2015 update) atau versi lain, solusi itu nggak berlaku lagi. Bahkan kalau sebelumnya udah jalan, update bisa bikin fitur ini rusak lagi.

Kenapa Bisa Begitu?

Tiap update besar Windows 10 (1508, 1511, 1607, 1703, 1709, 1803, dst) butuh Media Feature Pack versi khususnya sendiri. Jadi kalau kamu upgrade, otomatis kamu harus cari ulang versi terbaru yang cocok sama build Windows kamu.

Penting: Microsoft sering telat update daftar Media Feature Pack di halaman resmi mereka. Kadang versi terbaru udah ada di halaman download langsung, tapi belum ditambahin ke daftar.

Kesimpulan

Kalau kamu pakai Windows 10 N dan nemu masalah MTP atau EVR, jangan panik. Cek dulu versi Windows kamu, lalu pastikan download Media Feature Pack yang sesuai dengan build tersebut. Memang agak bikin ribet, tapi itulah konsekuensi dari versi Windows yang “dipreteli”.