Virtual Store di Windows 7 & HyperTerminal
Mulai sejak Windows Vista (dan lanjut di Windows 7), Microsoft bikin aturan baru:
aplikasi biasa gak bisa lagi nulis langsung ke folder sistem kayak C:\Windows atau C:\Program Files kecuali dijalankan sebagai admin.
Ide dasarnya bagus sih, buat keamanan.
Tapi masalah muncul buat program lama yang (jaman XP) hobi nyimpen file konfigurasi langsung di folder instalasi. Nah, buat kompatibilitas, Microsoft bikin mekanisme bernama Virtual Store.
Lokasi Virtual Store
Semua file yang coba ditulis aplikasi ke folder terproteksi, diam-diam bakal dialihkan ke:
C:\Users\<username>\AppData\Local\VirtualStore\
Jadi, kalau kamu pakai program lama, bisa aja ada duplikat file konfigurasi di sini, bukan di folder asli Program Files.
Kasus HyperTerminal
HyperTerminal itu resmi “dipensiunkan” sejak Vista, padahal masih kepake banget kalau sering kerja dengan embedded device, misalnya buat komunikasi serial X/Y/Zmodem. Untungnya, file HyperTerminal dari XP masih bisa jalan di Windows 7 (bahkan 64-bit).
Yang perlu kamu copy dari Windows XP adalah:
C:\Program Files\Windows NT\hypertrm.exeC:\Program Files\Windows NT\htrn_jis.dllC:\Windows\System32\hypertrm.dllC:\Windows\System32\hticons.dll
Salin file-file ini ke C:\Program Files (x86)\HyperTerminal\ di Windows 7, dan HyperTerminal siap dipakai lagi.
Catatan Penting
- Kalau simpan session file di folder instalasi, filenya bakal ditulis ulang ke Virtual Store.
- Kalau bikin shortcut ke session file di luar folder instalasi, seringnya malah muncul prompt bikin session baru setiap buka HT.
- File transfer via X/Y/Zmodem default-nya juga bakal mendarat di Virtual Store.
Solusi simpel? Install HyperTerminal di folder lain (bukan Program Files), biar akses R/W lebih gampang. Tapi kalau pengen sistem tetap rapi, ya siap-siap kenalan dengan Virtual Store ini.